Sekolah yang Kuat Brand-nya Tidak Takut Persaingan
Penerimaan Murid Baru (PMB) setiap tahun selalu menjadi momen yang paling kompetitif bagi sekolah.
Tidak hanya sekolah negeri, sekolah swasta, lembaga pendidikan, dan sekolah berbasis komunitas pun berlomba menarik perhatian orang tua dan calon siswa.
Namun, ada satu fakta menarik:
Sekolah yang punya branding kuat, tidak perlu promosi berlebihan untuk mendapatkan kepercayaan.
Branding sekolah bukan lagi tentang sekedar logo atau slogan.
Tetapi bagaimana sekolah dikenal, diingat, dan dipercaya oleh masyarakat.
Apa Itu Branding Sekolah?
Branding sekolah adalah strategi membangun citra positif sekolah agar dikenal dan diingat oleh masyarakat, khususnya calon orang tua siswa.
Branding sekolah mencakup:
-
Identitas visual (logo, warna, desain)
-
Karakter dan nilai sekolah
-
Komunikasi di media sosial
-
Layanan dan pengalaman belajar
-
Reputasi alumni
Mengapa Branding Sekolah Penting dalam Penerimaan Murid Baru?
Branding sekolah membantu sekolah:
-
Lebih mudah dikenali di tengah banyaknya pilihan sekolah
-
Membangun kepercayaan orang tua
-
Meningkatkan daya saing tanpa harus perang diskon
-
Menarik calon siswa yang sesuai dengan visi misi sekolah
Di era digital seperti sekarang, branding sekolah juga menjadi faktor penting untuk membangun engagement di media sosial.
Tantangan Branding Sekolah Saat Ini
Beberapa kendala yang sering dihadapi sekolah dalam membangun branding:
| Kendala | Dampak | Solusi |
|---|---|---|
| Branding masih sebatas visual | Kurang berkesan di masyarakat | Perkuat storytelling sekolah |
| Kurang aktif di media sosial | Informasi sekolah kurang tersebar | Optimalkan konten digital sekolah |
| Tidak ada narasi khusus | Sekolah terkesan “biasa saja” | Buat positioning dan diferensiasi sekolah |
Tips Branding Sekolah Agar Jadi Top of Mind Saat Penerimaan Murid Baru
Berikut strategi yang bisa diterapkan kepala sekolah dan tim marketing:
1. Tentukan Posisi Sekolah di Mata Masyarakat
Tanya ke internal sekolah:
-
Sekolah ini ingin dikenal sebagai apa?
-
Apa keunggulan unik dibanding sekolah lain?
-
Nilai apa yang selalu dijaga dalam proses belajar?
Contoh positioning:
-
Sekolah ramah anak
-
Sekolah berbasis digital
-
Sekolah berbasis project learning
-
Sekolah penguatan karakter
2. Bangun Cerita Sekolah yang Menyentuh Emosi
Storytelling sangat penting untuk branding.
Beberapa konten yang bisa dibuat:
-
Kisah alumni sukses
-
Proyek inspiratif siswa
-
Program unggulan sekolah
-
Testimoni orang tua
Cerita ini bisa ditampilkan di:
-
Website
-
Media sosial
-
Brosur digital
3. Optimalkan Media Sosial Sekolah
Media sosial bukan hanya posting kegiatan rutin, tapi juga membangun brand voice sekolah.
Jenis konten branding sekolah:
-
Behind the scene kegiatan sekolah
-
Video program unggulan
-
Campaign atau hashtag sekolah
-
Testimoni alumni
-
Cuplikan kegiatan siswa
Platform yang bisa digunakan:
-
Instagram
-
Facebook
-
TikTok
-
YouTube
-
Website Blog
4. Perkuat Identitas Visual Sekolah
Identitas visual sekolah harus konsisten.
Pastikan logo, warna, dan gaya desain selalu sama di semua media.
Ini untuk membangun visual recognition yang kuat.
5. Maksimalkan Website Sekolah untuk Branding
Website sekolah bukan hanya formalitas.
Isi website yang harus ada:
-
Profil sekolah dengan storytelling
-
Galeri kegiatan
-
Testimoni orang tua dan alumni
-
Artikel edukasi atau tips parenting
-
Formulir pendaftaran online
Website adalah pusat informasi resmi sekolah.
6. Libatkan Guru, Siswa, dan Orang Tua dalam Branding
Branding yang kuat tidak hanya dibangun oleh tim marketing.
Semua elemen sekolah harus ikut andil.
Strateginya:
-
Guru membuat konten pembelajaran inspiratif
-
Siswa dilibatkan dalam proyek kreatif digital
-
Orang tua diajak memberikan testimoni positif
7. Buat Program Promosi yang Edukatif
Hindari promosi hard selling yang berlebihan.
Gantilah dengan:
-
Webinar parenting
-
Workshop edukasi untuk orang tua
-
Kelas gratis pengenalan program sekolah
Cara ini lebih elegan dan meningkatkan trust calon orang tua.
Studi Kasus Branding Sekolah Sukses
SMP A di Yogyakarta
Strategi branding yang diterapkan:
-
Membuat video series “Sehari di Sekolah”
-
Aktif di Instagram Reels dan TikTok
-
Memiliki tagline kuat “Belajar Nyaman, Karakter Terbentuk”
-
Mengadakan webinar gratis parenting setiap 2 bulan sekali
Hasilnya:
-
Followers media sosial bertambah signifikan
-
Website sekolah sering masuk halaman pertama Google
-
Kuota penerimaan murid selalu penuh
Baca juga: Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Kepala Sekolah dan Guru
FAQ Tentang Branding Sekolah
Apa Itu Branding Sekolah?
Upaya membangun citra positif dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah melalui identitas visual, layanan, dan pengalaman belajar.
Mengapa Branding Sekolah Penting Saat Penerimaan Murid Baru?
Karena branding membantu sekolah lebih dikenal, dipercaya, dan diingat oleh calon orang tua di tengah banyaknya pilihan sekolah.
Bagaimana Cara Branding Sekolah yang Efektif?
Tentukan positioning sekolah, bangun storytelling yang kuat, aktif di media sosial, optimalkan website, dan libatkan semua elemen sekolah.
Ikuti Webinar Strategi Branding Sekolah DEA Learning Center
Untuk membantu sekolah dalam membangun branding yang kuat dan efektif, DEA Learning Center menghadirkan Webinar Strategi Branding Sekolah.
Materi webinar:
-
Konsep dasar branding sekolah
-
Strategi membangun citra positif
-
Teknik komunikasi digital sekolah
-
Studi kasus branding sekolah inspiratif
Daftarkan sekolah Anda di website resmi DEA Learning Center dan kembangkan strategi branding yang relevan untuk memenangkan Penerimaan Murid Baru 2025.
👉 Daftar sekarang!
