Kenapa Banyak Orang Bingung Saat Mendengar Istilah “SLR”?

Kalau kamu sedang menulis artikel ilmiah, skripsi, tesis, atau ingin publikasi jurnal, kamu mungkin pernah mendengar istilah SLR. Tapi pertanyaannya:

“SLR itu apa?”
“Apakah sama dengan literature review biasa?”
“Bagaimana cara membuatnya?”

Tenang. Artikel ini akan membahas tuntas:

  • Pengertian SLR

  • Tujuan dan ciri khas SLR

  • Perbedaan SLR dengan literature review naratif

  • Langkah-langkah membuat SLR untuk riset pendidikan


Apa Itu SLR?

SLR (Systematic Literature Review) adalah metode tinjauan pustaka yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan dapat direplikasi. SLR bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyintesis hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik tertentu menggunakan pendekatan yang transparan dan objektif.

Jika literature review biasa (naratif) seperti “membaca banyak artikel lalu merangkumnya,” maka SLR seperti “meneliti hasil-hasil penelitian secara ilmiah.”


Tujuan SLR

  • Menghindari bias pribadi dalam menyeleksi referensi

  • Mendapatkan pemahaman yang menyeluruh terhadap suatu topik

  • Menemukan research gap untuk penelitian lanjutan

  • Membuat dasar kuat untuk pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based)


Perbedaan SLR dan Literature Review Biasa (Naratif)

Aspek Literature Review Naratif Systematic Literature Review (SLR)
Struktur Bebas, tidak selalu sistematis Sangat terstruktur, ada prosedur khusus
Seleksi sumber Subjektif, tergantung penulis Objektif, dengan kriteria inklusi-eksklusi
Proses pencarian Tidak terdokumentasi jelas Menggunakan strategi pencarian terstandar
Replikasi Sulit direplikasi Dapat direplikasi oleh peneliti lain
Tujuan utama Menjelaskan topik secara umum Menganalisis secara kritis penelitian terdahulu
Tools yang digunakan Manual, Microsoft Word PRISMA, Mendeley, Zotero, NVivo, Excel

Contoh Topik Penelitian yang Cocok untuk SLR

  • Efektivitas model blended learning dalam pembelajaran matematika

  • Analisis faktor yang memengaruhi burnout pada guru

  • Perbandingan hasil belajar antara kelas daring dan luring

  • Strategi peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar


Langkah-langkah Menyusun SLR (Systematic Literature Review)

1. Rumuskan Pertanyaan Riset (RQ)

Gunakan format PICO atau SPIDER agar fokus:

Contoh: “Apa saja model pembelajaran berbasis proyek yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa SMP?”

2. Tentukan Kriteria Inklusi dan Eksklusi

  • Tahun publikasi (misal: 2018–2024)

  • Bahasa (Bahasa Indonesia & Inggris)

  • Jenis publikasi (jurnal terindeks SINTA/Scopus)

3. Lakukan Strategi Pencarian Literatur

Gunakan database seperti:

  • Google Scholar

  • Garuda Ristekbrin

  • Scopus

  • ERIC

  • ScienceDirect

Gunakan kombinasi kata kunci dan operator Boolean (AND, OR, NOT)

4. Dokumentasikan Proses Seleksi (PRISMA Flowchart)

PRISMA digunakan untuk melaporkan:

  • Jumlah artikel awal yang ditemukan

  • Artikel yang disaring

  • Artikel yang memenuhi syarat dan dianalisis

5. Ekstraksi Data

Susun data dalam tabel:

  • Nama penulis

  • Tahun

  • Metode penelitian

  • Sampel

  • Temuan utama

6. Sintesis dan Analisis Temuan

Gabungkan hasil-hasil penelitian terdahulu ke dalam temuan tematik. Misalnya:

  • Tema 1: Blended learning meningkatkan motivasi belajar

  • Tema 2: Blended learning efektif untuk mapel teori, kurang cocok untuk praktik


Tools Pendukung Systematic Review

  • Zotero / Mendeley → Manajemen referensi

  • Excel → Koding dan data ekstraksi

  • NVivo → Analisis tematik untuk data kualitatif

  • Rayyan QCRI → Membantu kolaborasi review tim


SLR Cocok Digunakan Untuk Siapa?

✅ Mahasiswa S1/S2/S3 pendidikan yang ingin membuat skripsi atau tesis yang kuat
✅ Guru yang ingin melakukan PTK atau penelitian berbasis pustaka
✅ Dosen atau peneliti yang ingin submit ke jurnal nasional/Scopus
✅ Penulis artikel ilmiah atau reviewer jurnal


Kapan Harus Menggunakan SLR?

Gunakan Systematic Literature Review jika kamu:

  • Ingin merangkum bukti dari banyak penelitian sebelumnya secara objektif

  • Tidak bisa mengakses lapangan (misal: riset selama pandemi)

  • Ingin memulai riset dengan dasar literatur yang kuat

  • Akan mempublikasikan artikel di jurnal bereputasi


Tantangan Umum Saat Membuat SLR

❌ Bingung menentukan kata kunci pencarian
❌ Tidak paham cara membuat PRISMA
❌ Kesulitan memilih artikel yang relevan
❌ Menyusun sintesis tematik tanpa copy-paste


Penutup: SLR Bukan Sekadar Review, Tapi Riset Ilmiah yang Sesungguhnya

Systematic Literature Review adalah pendekatan ilmiah yang sangat berguna untuk menghasilkan riset yang terpercaya dan berdampak. Bukan sekadar menulis ulang teori, tapi menganalisis dengan pendekatan kritis dan sistematis.

SLR bisa menjadi titik awal yang kuat untuk skripsi, tesis, atau artikel ilmiah — asalkan dilakukan dengan cara yang benar.


Ingin Belajar Menyusun SLR Secara Terstruktur dan Praktis?

DEA Learning Center membuka pelatihan akademik seputar:

  • Strategi menulis artikel ilmiah

  • Perbandingan literature review naratif vs sistematik

  • Teknik membuat PRISMA Flowchart

  • Tips submit jurnal nasional/terakreditasi

🔗 Klik di sini untuk mendaftar langsung di website resmi:
👉 Apply Program Pembelajaran

📞 Butuh bantuan atau pertanyaan seputar pelatihan? Hubungi tim DEA Learning Center melalui form kontak atau WhatsApp langsung!

👉 Konsultasi via WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *