Kenapa KOSP Menjadi Dokumen Wajib di Kurikulum Merdeka?

Sejak diberlakukannya Kurikulum Merdeka, sekolah tidak lagi menggunakan struktur Kurikulum 2013 yang kaku. Sebagai gantinya, setiap satuan pendidikan diwajibkan menyusun dokumen KOSPKurikulum Operasional Satuan Pendidikan.

Tapi inilah masalahnya: masih banyak kepala sekolah dan tim kurikulum yang bingung harus mulai dari mana. Bahkan tidak sedikit yang hanya mengunduh KOSP dari internet tanpa penyesuaian terhadap konteks sekolah masing-masing.

Artikel ini akan membimbing Anda menyusun KOSP secara bertahap, sistematis, dan sesuai Panduan Resmi Kemendikbudristek.


Apa Itu KOSP?

Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) adalah dokumen kurikulum yang disusun secara mandiri oleh setiap satuan pendidikan sebagai penjabaran operasional dari Kurikulum Merdeka. Dokumen ini menggantikan format kurikulum sebelumnya (KTSP dan dokumen K13) dan menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah.

Berbeda dengan kurikulum nasional yang sifatnya generik dan berlaku luas, KOSP bersifat kontekstual—artinya, KOSP disusun berdasarkan kebutuhan, karakteristik peserta didik, lingkungan sekolah, dan visi pendidikan yang ingin dicapai oleh satuan pendidikan tersebut.

KOSP bukan hanya formalitas administratif, tapi juga:

  • Cerminan visi, misi, dan tujuan pendidikan sekolah

  • Pedoman teknis penyelenggaraan pembelajaran

  • Alat akuntabilitas publik dan evaluasi kebijakan sekolah


Komponen Utama KOSP (Struktur Resmi dari Kemendikbud)

  1. Pendahuluan

    • Visi, misi, tujuan satuan pendidikan

    • Karakteristik satuan pendidikan (lokasi, peserta didik, kondisi sosial)

  2. Tujuan Operasional Sekolah

    • Penjabaran lebih detail dari tujuan pendidikan nasional

  3. Pengorganisasian Pembelajaran

    • Struktur kurikulum

    • Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

    • Jadwal pelajaran dan proyek P5

  4. Rencana Implementasi Pembelajaran

    • Strategi pembelajaran dan asesmen

    • Perencanaan program P5 (Proyek Profil Pelajar Pancasila)

  5. Lampiran

    • Kalender akademik

    • Jadwal pelajaran

    • Contoh RPP, ATP, CP, modul ajar, dll


Langkah-langkah Menyusun KOSP Sekolah

1. Analisis Karakteristik Satuan Pendidikan

  • Lokasi dan akses

  • Latar belakang sosial-budaya siswa

  • Fasilitas yang tersedia

  • Kondisi SDM guru

2. Rumusan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah

  • Disusun melalui diskusi dengan tim pengembang kurikulum

  • Sinkron dengan nilai Profil Pelajar Pancasila

  • Tidak asal copy-paste dari sekolah lain

3. Tentukan Struktur Kurikulum

  • Jumlah mata pelajaran sesuai jenjang

  • Penentuan jam pelajaran per minggu

  • Penjadwalan Proyek P5 secara berkala

4. Kembangkan Strategi Pembelajaran dan Asesmen

  • Pembelajaran berdiferensiasi

  • Asesmen formatif & sumatif

  • Refleksi hasil belajar oleh guru dan siswa

5. Susun Rencana Implementasi Proyek P5

  • Tema, waktu pelaksanaan, dan output proyek

  • Contoh tema: Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Bhinneka Tunggal Ika

  • Melibatkan semua guru lintas mapel

6. Lengkapi dengan Lampiran Dokumen

  • Kalender akademik

  • Jadwal harian

  • Template ATP, CP, RPP, dan rubrik asesmen


Tips Praktis agar KOSP Tidak Sekadar Formalitas

  • Libatkan guru dan wakil kepala sekolah dalam penyusunan

  • Gunakan bahasa yang sederhana dan tidak terlalu teoritis

  • Sesuaikan dengan konteks lokal: budaya, potensi lingkungan, minat siswa

  • Gunakan template KOSP resmi dari Kemendikbud sebagai dasar, lalu modifikasi


Contoh Judul KOSP yang Baik

“Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SMPN 3 Wonosari Tahun Ajaran 2024/2025
Disusun Berdasarkan Panduan Kurikulum Merdeka dan Konteks Sekolah”


Apakah KOSP Harus Diunggah ke Platform Resmi?

✅ Ya. Beberapa dinas pendidikan meminta unggahan ke aplikasi seperti Rapor Pendidikan, PMM, atau SIMPKB daerah masing-masing.


Kesalahan Fatal dalam Penyusunan KOSP

❌ Menyalin dari sekolah lain tanpa penyesuaian
❌ Tidak melibatkan guru atau hanya dikerjakan oleh 1 orang
❌ Visi dan misi tidak nyambung dengan strategi pembelajaran
❌ Tidak menjelaskan implementasi P5
❌ Dokumen tidak tersosialisasi ke seluruh guru


Tips Agar KOSP Anda Berkualitas dan Layak Supervisi

✅ Gunakan bahasa jelas, bukan bahasa akademik yang rumit
✅ Libatkan guru dalam penyusunan agar mereka merasa memiliki
✅ Pastikan integrasi antara CP, ATP, P5, dan asesmen
✅ Lengkapi dengan semua lampiran yang diminta (jadwal, kalender, RPP, dst.)


Siapa yang Bertanggung Jawab Menyusun KOSP?

  • Kepala Sekolah

  • Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum

  • Tim Pengembang Kurikulum Sekolah

  • Koordinator Proyek P5

  • Perwakilan guru dari tiap jenjang/mata pelajaran


KOSP Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Arah Gerak Sekolah

KOSP adalah kompas yang mengarahkan jalannya pendidikan di satuan pendidikan Anda. Menyusunnya secara asal-asalan hanya akan membuat kurikulum di atas kertas, tapi tidak hidup dalam ruang kelas.

Mulailah menyusun KOSP dengan memahami karakteristik peserta didik, mengaitkannya dengan capaian pembelajaran, dan menyusun strategi pembelajaran yang benar-benar berpihak pada siswa.


Ingin Dibimbing Langsung Menyusun KOSP yang Siap Supervisi?

DEA Learning Center menghadirkan Pelatihan Penyusunan KOSP untuk Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, dan Tim Pengembang Sekolah.

📚 Materi mencakup:

  • Praktik menyusun visi-misi yang kontekstual

  • Menyusun struktur kurikulum dan jadwal P5

  • Simulasi pembuatan dokumen KOSP + feedback langsung dari trainer ahli

🎓 Daftar sekarang dan jadikan KOSP di sekolah Anda bukan sekadar dokumen — tapi peta nyata menuju transformasi pembelajaran.

📞 Butuh bantuan atau pertanyaan seputar pelatihan? Hubungi tim DEA Learning Center melalui form kontak atau WhatsApp langsung!

👉 Konsultasi via WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *