Contoh RPP Deep Learning SD Lengkap dan Mudah Diterapkan
Contoh RPP Deep Learning SD Lengkap dan Mudah Diterapkan

Perubahan paradigma pendidikan di era Kurikulum Merdeka menuntut guru tidak lagi hanya mengajar konsep, tetapi juga menumbuhkan cara berpikir mendalam pada siswa.
Inilah yang disebut dengan pembelajaran berbasis deep learning — pembelajaran yang membantu siswa memahami makna di balik pengetahuan, bukan sekadar menghafal.

Namun, banyak guru SD yang bertanya:

“Bagaimana menerapkan deep learning pada anak usia dasar yang masih berpikir konkret?”

Artikel ini akan menjelaskan konsep penerapan deep learning di SD dan memberikan contoh RPP Deep Learning SD yang bisa langsung digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.


Apa Itu Pembelajaran Deep Learning di SD

Pada jenjang sekolah dasar, deep learning berarti mengajak siswa:

  • Menghubungkan pelajaran dengan kehidupan sehari-hari,
  • Memahami mengapa sesuatu penting dipelajari,
  • Dan membangun keterampilan berpikir kritis serta reflektif sejak dini.

Guru berperan bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga fasilitator eksplorasi dan refleksi.
Tujuan akhirnya adalah anak mampu belajar secara bermakna, bukan sekadar menyelesaikan tugas.


Ciri-Ciri RPP Berbasis Deep Learning di Sekolah Dasar

RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang mengusung pendekatan deep learning memiliki karakteristik berikut:

  1. Berpusat pada siswa (student-centered)
    Siswa menjadi subjek aktif dalam pembelajaran — mereka menanya, menyelidiki, dan menemukan makna.
  2. Kontekstual dan autentik
    Materi dikaitkan dengan pengalaman hidup siswa. Contohnya: menghitung luas halaman sekolah, bukan hanya soal di buku.
  3. Mengandung pertanyaan pemantik (inquiry)
    Guru menstimulasi rasa ingin tahu dengan pertanyaan terbuka, seperti “Kenapa air hujan bisa mengalir ke selokan?”
  4. Refleksi di akhir pembelajaran
    Siswa diajak menuliskan atau menceritakan apa yang mereka pelajari dan bagaimana mereka memahaminya.
  5. Penilaian berbasis proses
    Evaluasi tidak hanya dari hasil akhir, tapi juga dari partisipasi, diskusi, dan refleksi.

Komponen RPP Deep Learning SD

Sama seperti RPP pada umumnya, namun setiap komponen diarahkan untuk memicu deep learning:

Komponen Fokus Deep Learning
Identitas & Tujuan Pembelajaran Menyebutkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan konteks nyata
Kegiatan Pembelajaran Aktivitas eksploratif, reflektif, kolaboratif
Asesmen Penilaian autentik: proyek, jurnal, portofolio
Refleksi Guru Evaluasi efektivitas proses berpikir siswa

Contoh RPP Deep Learning SD

Berikut contoh RPP deep learning untuk kelas 5 SD dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).


Identitas RPP

  • Satuan Pendidikan: SD DEA Learning Center
  • Kelas/Semester: V / Genap
  • Mata Pelajaran: IPA
  • Topik: Perubahan Wujud Benda
  • Alokasi Waktu: 2 × 40 menit

Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan observasi dan eksperimen sederhana, siswa mampu:

  1. Menjelaskan perubahan wujud benda dengan kata-kata sendiri,
  2. Menghubungkan proses perubahan wujud dengan peristiwa di kehidupan sehari-hari,
  3. Menunjukkan sikap ingin tahu, kerja sama, dan refleksi terhadap pembelajaran.

Pertanyaan Pemantik

  • Mengapa es batu bisa mencair?
  • Ke mana perginya air saat dijemur di bawah sinar matahari?
  • Apakah perubahan itu bisa dibalikkan?

Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan (10 menit)

  • Guru menampilkan video pendek tentang air yang berubah wujud (mencair, menguap, mengembun).
  • Siswa mengamati dan menjawab pertanyaan awal: “Apa yang kamu lihat?”
  • Guru menjelaskan tujuan belajar hari ini dan pentingnya memahami perubahan wujud benda dalam kehidupan sehari-hari.

2. Kegiatan Inti (60 menit)

(Model: Inquiry Based Learning)

Eksplorasi:

  • Siswa melakukan percobaan: meletakkan es batu di wadah dan mencatat waktu hingga mencair.
  • Kelompok lain mengamati air yang dipanaskan di kompor mini (simulasi penguapan).
  • Siswa mencatat perubahan dan mendiskusikan hasilnya.

Diskusi dan Analisis:

  • Guru memandu siswa menjawab pertanyaan:
    “Apa yang menyebabkan perubahan wujud?”
    “Apakah semua benda bisa berubah wujud?”

Koneksi dengan Kehidupan Nyata:

  • Siswa diminta memberi contoh perubahan wujud benda di rumah.
    (misalnya: nasi panas mengeluarkan uap, es krim mencair di tangan).

Refleksi:

  • Siswa menuliskan 3 hal yang mereka pelajari hari ini di kertas refleksi.
  • Guru mengajak siswa berbagi pemahaman mereka di depan kelas.

3. Penutup (10 menit)

  • Guru memberi umpan balik positif.
  • Menyimpulkan konsep perubahan wujud benda.
  • Menyampaikan tugas rumah: membuat laporan kecil “Perubahan Wujud di Sekitarku”.

Asesmen (Penilaian Deep Learning)

Jenis Penilaian:

  • Observasi partisipasi (kegiatan kelompok)
  • Jurnal refleksi siswa
  • Laporan hasil percobaan

Rubrik Penilaian:

Aspek Indikator Skor 1 Skor 2 Skor 3 Skor 4
Pemahaman konsep Dapat menjelaskan perubahan wujud dengan bahasa sendiri
Keterkaitan dengan kehidupan nyata Memberikan contoh relevan dari lingkungan
Refleksi Menunjukkan pemahaman makna belajar

Refleksi Guru

Guru menilai:

  • Apakah siswa benar-benar memahami konsep, bukan hanya menghafal istilah?
  • Apakah mereka mampu menghubungkan teori dengan pengalaman nyata?
  • Bagaimana respon dan keterlibatan siswa selama proses belajar?

Mengapa RPP Ini Termasuk Deep Learning

  1. Siswa mengalami sendiri proses perubahan wujud benda (bukan sekadar mendengar penjelasan).
  2. Ada pertanyaan reflektif yang memicu analisis.
  3. Penilaian fokus pada proses berpikir dan keterkaitan makna.
  4. Guru memfasilitasi, bukan mendikte.

Dengan cara ini, pembelajaran di SD bisa tetap menyenangkan, kontekstual, dan bermakna.


Tips Membuat RPP Deep Learning SD

  • Gunakan konteks sehari-hari (makanan, lingkungan rumah, permainan).
  • Fokus pada pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”.
  • Sediakan waktu untuk refleksi di akhir pelajaran.
  • Gunakan penilaian berbasis proyek sederhana.

Kesimpulan

Deep learning di jenjang SD bukan hal yang rumit. Dengan pendekatan yang tepat, guru dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, rasa ingin tahu, dan kesadaran belajar sejak dini.

RPP seperti contoh di atas adalah langkah awal menuju pembelajaran yang lebih bermakna — pembelajaran yang menumbuhkan anak bukan hanya pintar menjawab, tapi paham mengapa ia belajar.


Ikuti Pelatihan DEA Learning Center

Ingin belajar menyusun RPP Deep Learning SD yang kreatif dan sesuai Kurikulum Merdeka?

Ikuti Pelatihan “Perencanaan Pembelajaran Deep Learning untuk Guru SD” dari DEA Learning Center.

🎓 Praktik langsung membuat RPP & rubrik refleksi
💡 Pendampingan oleh fasilitator berpengalaman
🧩 E-sertifikat resmi 32 JP

Daftar sekarang di dealearningcenter.id dan mulai ubah cara mengajar menjadi lebih bermakna.

👉 Hubungi Admin Dea Learning Center

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *