Apa Itu IHT Guru
Apa Itu IHT Guru

IHT adalah singkatan dari In House Training, yaitu pelatihan yang diselenggarakan sebuah sekolah atau lembaga untuk gurunya sendiri, di tempatnya sendiri, dengan materi yang disusun sesuai kebutuhan sekolah itu. Narasumbernya bisa dari dalam sekolah, pengawas, atau lembaga pelatihan yang diundang.

Bedanya dengan mengirim guru ke pelatihan luar: pada IHT, seluruh guru mendapat materi yang sama pada waktu yang sama. Itulah alasan utama sekolah memilih IHT — bukan karena lebih murah, tapi karena pemahaman jadi seragam.

Jawaban cepat. IHT = In House Training. Diselenggarakan sekolah, pesertanya guru sekolah itu sendiri, materinya dipesan sesuai kebutuhan. Umumnya 32 JP ke atas untuk mendapat sertifikat yang diakui, dan lazim diadakan sebelum tahun ajaran baru atau saat ada perubahan kebijakan kurikulum.

Tujuan IHT

  • Menyamakan pemahaman. Kalau hanya dua guru dikirim ke pelatihan luar, pemahaman yang kembali ke sekolah sering berhenti di dua orang itu.
  • Menjawab masalah sekolah yang spesifik. Materi IHT bisa diminta persis sesuai temuan supervisi atau rapor pendidikan sekolah.
  • Menghasilkan produk, bukan sekadar sertifikat. IHT yang dirancang baik menutup dengan perangkat jadi — modul ajar, instrumen asesmen, atau dokumen KSP yang sudah direvisi.
  • Memenuhi kebutuhan pengembangan kompetensi yang tercatat dalam pengelolaan kinerja guru.

Beda IHT dengan workshop, diklat, dan bimtek

Istilah Penyelenggara Peserta Ciri khas
IHT Sekolah sendiri Guru sekolah itu Materi dipesan sesuai kebutuhan sekolah; di tempat sendiri
Workshop Siapa saja Campuran, terbuka Berorientasi praktik, biasanya singkat
Diklat Lembaga resmi atau dinas Terpilih atau ditugaskan Berjenjang, kurikulumnya baku
Bimtek Dinas atau lembaga Perwakilan sekolah Fokus satu kebijakan atau satu aplikasi

Dalam praktiknya istilah-istilah ini sering tertukar. Yang membedakan IHT secara tegas hanya dua hal: penyelenggaranya sekolah itu sendiri dan pesertanya guru sekolah itu sendiri.

Berapa JP sebuah IHT?

Satu JP (jam pelajaran) pada pelatihan guru umumnya dihitung 45 menit. Rentang yang lazim:

  • Di bawah 8 JP — biasanya berupa sosialisasi atau penyegaran, bukan IHT penuh.
  • 32 JP — batas yang paling umum dipakai agar sertifikatnya diakui untuk keperluan pengembangan kompetensi.
  • Di atas 40 JP — biasanya dipecah menjadi sesi tatap muka plus penugasan mandiri, supaya guru sempat mempraktikkan materinya.

Perlu dicatat: ketentuan pengakuan JP dan sertifikat bisa berbeda antar daerah dan berubah mengikuti kebijakan. Konfirmasikan ke dinas pendidikan setempat sebelum menjadwalkan.

Kapan sekolah sebaiknya mengadakan IHT

  • Menjelang tahun ajaran baru — saat perangkat pembelajaran disiapkan dan KSP ditinjau ulang.
  • Saat ada perubahan kebijakan kurikulum — supaya tidak ada guru yang tertinggal informasi.
  • Setelah supervisi akademik — temuan supervisi adalah bahan materi IHT yang paling tepat sasaran, karena berasal dari kelas sendiri.
  • Setelah rapor pendidikan keluar — indikator yang merah bisa langsung diterjemahkan jadi topik pelatihan.

Kesalahan paling mahal dalam IHT bukan di materinya, tapi karena tidak ada produk yang harus jadi di akhir sesi — sehingga seminggu kemudian semuanya kembali seperti semula. Kalau ingin IHT yang menutup dengan perangkat jadi, lihat pilihan formatnya di bawah.

Pertanyaan yang sering diajukan

IHT singkatan dari apa?

IHT adalah singkatan dari In House Training, yaitu pelatihan yang diselenggarakan sekolah untuk gurunya sendiri di tempatnya sendiri, dengan materi yang disusun sesuai kebutuhan sekolah tersebut.

Apa bedanya IHT dan workshop?

IHT diselenggarakan oleh sekolah untuk gurunya sendiri dengan materi yang dipesan sesuai kebutuhan; workshop umumnya terbuka untuk peserta dari berbagai sekolah dengan materi yang sudah ditentukan penyelenggara.

Berapa JP minimal IHT agar sertifikatnya diakui?

Yang paling umum dipakai adalah 32 JP, dengan satu JP dihitung 45 menit. Ketentuan pengakuan berbeda antar daerah dan dapat berubah, jadi konfirmasikan ke dinas pendidikan setempat.

Siapa yang bisa jadi narasumber IHT?

Bisa guru senior atau kepala sekolah dari dalam, pengawas sekolah, atau lembaga pelatihan yang diundang. Banyak sekolah mengombinasikan keduanya: narasumber luar untuk materi baru, guru sendiri untuk sesi praktik.

Apakah IHT bisa dilakukan daring?

Bisa, dan banyak sekolah memilih format daring untuk menghemat biaya operasional. Yang perlu dijaga adalah sesi praktiknya — pastikan tetap ada penugasan yang hasilnya diperiksa, bukan sekadar menyimak paparan.

Belajar langsung bersama pendamping

Program DEA Learning Center

Pelatihan Tenaga Kependidikan

Untuk kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga administrasi, dan pengelola lembaga pendidikan. Tiga format, tinggal pilih sesuai waktu yang Anda punya.

Format Topik yang paling terkait artikel ini
Webinar
3 JP · 2 jam 15 menit
Tata Kelola & Administrasi Sekolah yang Efektif & Tertib · Kepemimpinan Pendidikan untuk Menguatkan Kinerja Tim · topik lain bisa diminta sesuai temuan supervisi sekolah Anda
Kelas Intensif
22 JP · 12 JP kelas + 10 JP praktik mandiri
Topik disesuaikan permintaan — dari lebih dari 100 topik yang tersedia
Bootcamp
44 JP · 24 JP kelas + 20 JP praktik mandiri
Topik disesuaikan permintaan, dengan praktik mandiri terpandu

Biaya per peserta — makin banyak peserta, makin murah per orang:

Format 5 peserta 10 15 20 25
Webinar 850.000 700.000 550.000 325.000 300.000
Kelas Intensif 2.500.000 2.250.000 1.750.000 1.500.000 1.250.000
Bootcamp 4.000.000 3.500.000 3.000.000 2.500.000 2.000.000

Berlaku untuk pelatihan daring. Pelatihan luring ada tambahan biaya operasional dan logistik sesuai kota tujuan.

Semua format sudah termasuk:

  • Akses softcopy materi seumur hidup
  • Pendampingan profesional oleh mentor ahli
  • Lebih dari 100 topik yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan
  • Softcopy e-sertifikat
  • Akses recording kelas kapan saja, gratis

Lihat Program & Daftar
Konsultasi Sekarang

Inilah yang dimaksud IHT dalam praktik: seluruh program DEA bisa diselenggarakan sebagai in-house training di sekolah Anda, dengan topik dipilih dari lebih dari 100 topik yang tersedia dan jadwal menyesuaikan kalender sekolah. Perhatikan tabel biaya di atas — untuk 25 guru, webinar jatuh di Rp300.000 per orang. Konsultasikan kebutuhan sekolah Anda ke 0821-3735-9495.

Lanjut ke praktiknya

Ditinjau oleh: Dwi Esti Andriani, Ed.D.

Founder DEA Learning Center. Ed.D. Educational Leadership and Management, University of Western Australia. Dosen dan mantan Kepala Departemen S1 Administrasi Pendidikan FIP Universitas Negeri Yogyakarta (2019–2023).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *