Cara pakai Gemini AI untuk menyusun modul ajar dalam 10 menit
Cara pakai Gemini AI untuk menyusun modul ajar dalam 10 menit

Gemini AI bisa digunakan untuk menyusun modul ajar dengan cara memberikan prompt yang spesifik — berisi mata pelajaran, kelas, topik, dan komponen yang diinginkan — lalu menyempurnakan hasilnya sesuai konteks kelas Anda. Dengan alur yang tepat, draf modul ajar lengkap bisa selesai dalam 10 menit, dari membuka Gemini hingga siap dicetak.


Mengapa Gemini AI Cocok untuk Menyusun Modul Ajar?

Gemini AI adalah layanan kecerdasan buatan dari Google yang bisa diakses gratis melalui gemini.google.com menggunakan akun Google yang sudah Anda miliki. Tidak perlu instalasi, tidak perlu bayar, dan bisa digunakan langsung dari browser di laptop maupun HP.

Dibanding alat AI lain, Gemini memiliki keunggulan praktis untuk guru di Indonesia:

  • Terintegrasi dengan ekosistem Google — hasil bisa langsung diekspor ke Google Docs dan diedit bersama rekan guru
  • Akses data yang lebih terkini — Gemini bisa mengakses informasi terbaru dari web, berguna saat menyusun konteks materi
  • Gratis tanpa batas penggunaan harian untuk kebutuhan teks seperti modul ajar

Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Negeri Surabaya, guru yang menggunakan Gemini untuk membuat modul ajar mampu menghasilkan modul yang lebih kreatif dan inovatif, serta lebih termotivasi untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran.


Yang Perlu Disiapkan Sebelum Mulai

Sebelum membuka Gemini, siapkan informasi berikut di catatan Anda. Ini yang akan Anda masukkan ke dalam prompt:

Informasi Contoh
Mata pelajaran IPA, Bahasa Indonesia, Matematika
Jenjang dan kelas SD Kelas 4, SMP Kelas 7, SMA Kelas X
Fase (Kurikulum Merdeka) Fase B, Fase D, Fase E
Topik / sub-topik Ekosistem, Teks Prosedur, Sistem Persamaan Linear
Alokasi waktu 2 x 35 menit, 3 JP (135 menit)
Model pembelajaran PBL, PjBL, Discovery Learning, Diferensiasi
Profil Pelajar Pancasila yang disasar Bernalar Kritis, Kreatif, Bergotong Royong

Semakin lengkap informasi ini, semakin relevan dan spesifik output yang dihasilkan Gemini. Jangan skip bagian ini — ini yang membedakan modul ajar yang generik dengan yang benar-benar sesuai kebutuhan kelas Anda.


Komponen Modul Ajar Kurikulum Merdeka yang Harus Ada

Sebelum menggunakan Gemini, pahami dulu apa saja yang harus ada dalam modul ajar Kurikulum Merdeka agar Anda bisa mengevaluasi output AI dengan benar.

Berdasarkan panduan resmi Kemendikbudristek, modul ajar Kurikulum Merdeka terdiri dari tiga bagian utama:

A. Informasi Umum

  • Identitas modul (nama guru, sekolah, mata pelajaran, kelas/fase, alokasi waktu)
  • Kompetensi awal yang diperlukan
  • Profil Pelajar Pancasila yang disasar
  • Sarana dan prasarana
  • Target peserta didik

B. Komponen Inti

  • Tujuan Pembelajaran
  • Pemahaman Bermakna
  • Pertanyaan Pemantik
  • Kegiatan Pembelajaran (Pendahuluan — Inti — Penutup)
  • Asesmen (diagnostik, formatif, sumatif)
  • Pengayaan dan Remedial
  • Refleksi peserta didik dan pendidik

C. Lampiran

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
  • Bahan bacaan pendidik dan peserta didik
  • Glosarium
  • Daftar Pustaka

Tidak semua komponen wajib ada di setiap modul — guru memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan sesuai kebutuhan. Namun komponen inti (tujuan pembelajaran, kegiatan, dan asesmen) tidak boleh absen.


Cara Pakai Gemini AI: Step-by-Step 10 Menit

Berikut adalah alur kerja 10 menit yang sudah teruji. Ikuti urutan ini persis jangan langsung minta modul lengkap sekaligus, karena hasilnya biasanya lebih dangkal.


⏱ Menit 1–2 — Buka Gemini dan Berikan Konteks Awal

Buka gemini.google.com, login dengan akun Google Anda.

Di kolom chat, ketik perintah pembuka ini:

Kamu akan membantu saya menyusun modul ajar Kurikulum Merdeka.
Berikut informasi dasarnya:
- Mata pelajaran: [isi]
- Kelas/Fase: [isi]
- Topik: [isi]
- Alokasi waktu: [isi]
- Model pembelajaran: [isi]
- Profil Pelajar Pancasila yang disasar: [isi]

Sebelum membuat modul, konfirmasi dulu apakah kamu sudah memahami kebutuhan saya.

Langkah ini menghindarkan Gemini dari langsung “mengarang” tanpa konteks. Biarkan Gemini merespons dan mengonfirmasi — ini biasanya memakan 30 detik.


⏱ Menit 3–5 — Minta Struktur dan Komponen Inti

Setelah Gemini mengonfirmasi, lanjutkan:

Sekarang buatkan komponen inti modul ajar, meliputi:
1. Tujuan Pembelajaran (3–4 poin, gunakan kata kerja operasional Bloom's Taxonomy)
2. Pemahaman Bermakna (1–2 kalimat yang menjelaskan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
3. Pertanyaan Pemantik (3 pertanyaan yang memancing rasa ingin tahu)
4. Alur Kegiatan Pembelajaran lengkap:
   - Pendahuluan (10 menit): ice breaker + apersepsi + penyampaian tujuan
   - Inti ([isi durasi]): langkah-langkah sesuai model [nama model pembelajaran]
   - Penutup (10 menit): refleksi + penguatan + tindak lanjut

Ini adalah bagian terberat — biarkan Gemini menulis. Jangan memotong atau mengirim prompt baru sebelum selesai.


⏱ Menit 6–8 — Minta Asesmen dan LKPD

Lanjutkan di chat yang sama (jangan buka sesi baru — konteks percakapan sebelumnya penting):

Sekarang buatkan:
1. Asesmen Formatif: 3 pertanyaan singkat yang bisa dijawab siswa di akhir pelajaran (bukan pilihan ganda)
2. Instrumen Penilaian: rubrik sederhana untuk menilai [sesuaikan: diskusi / produk / presentasi / unjuk kerja]
3. LKPD singkat: 1 halaman berisi instruksi aktivitas inti dan 3–4 pertanyaan untuk siswa
4. Refleksi Guru: 3 pertanyaan untuk refleksi pribadi setelah mengajar

⏱ Menit 9–10 — Ekspor ke Google Docs dan Rapikan

Klik tombol “Share & export” (ikon berbagi) di pojok kanan atas respons Gemini, lalu pilih “Export to Docs”. Gemini akan langsung membuka Google Docs dengan isi modul ajar yang sudah diformat.

Di Google Docs, lakukan pengecekan cepat:

  • Ganti bagian yang terasa terlalu generik dengan konteks spesifik kelas Anda
  • Tambahkan nama sekolah, nama guru, dan tanggal
  • Cek apakah tujuan pembelajaran sudah selaras dengan Capaian Pembelajaran (CP) yang berlaku
  • Simpan dan bagikan ke rekan guru atau kepala sekolah jika perlu

Prompt Siap Pakai untuk Setiap Komponen Modul Ajar

Gunakan prompt-prompt berikut untuk memperbaiki atau melengkapi bagian tertentu yang hasilnya kurang memuaskan.


Perbaiki Tujuan Pembelajaran agar Sesuai CP

Capaian Pembelajaran (CP) untuk topik ini adalah:
"[tempelkan teks CP dari dokumen Kemendikbud]"

Revisi tujuan pembelajaran yang sudah kamu buat agar benar-benar diturunkan dari CP ini.
Gunakan format: Melalui [kegiatan], peserta didik mampu [kata kerja operasional] [kompetensi] sehingga [manfaat bermakna].

Buat Pertanyaan Pemantik yang Lebih Kontekstual

Pertanyaan pemantik yang sudah ada terasa terlalu akademis.
Buat ulang 3 pertanyaan pemantik yang:
- Bisa dijawab dari pengalaman sehari-hari siswa [kelas/jenjang] di Indonesia
- Tidak membutuhkan pengetahuan teknis sebelumnya
- Menimbulkan rasa penasaran, bukan sekadar mengulang materi

Buat Kegiatan Diferensiasi untuk 3 Level Kemampuan

Kelas saya memiliki siswa dengan kemampuan beragam.
Buatkan variasi kegiatan inti yang sudah kamu susun tadi menjadi 3 versi:
- Versi untuk siswa yang sudah mahir (tantangan lebih tinggi)
- Versi untuk siswa kemampuan rata-rata (sesuai target)
- Versi untuk siswa yang masih perlu bimbingan (disederhanakan)
Pastikan ketiganya tetap menuju tujuan pembelajaran yang sama.

Lengkapi Lampiran: Glosarium dan Daftar Pustaka

Berdasarkan modul ajar yang sudah kita buat, buatkan:
1. Glosarium: 5–8 istilah penting beserta definisi yang mudah dipahami siswa [kelas]
2. Daftar Pustaka: 3–5 referensi relevan dalam format [APA / Chicago] yang bisa digunakan guru untuk memperdalam materi

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

1. Langsung meminta modul lengkap dalam satu prompt Hasilnya biasanya dangkal dan seragam. Lebih baik bangun komponen demi komponen secara iteratif — seperti alur di atas.

2. Tidak menyebut model pembelajaran Tanpa info ini, Gemini akan membuat kegiatan yang generik. Sebutkan secara eksplisit: “gunakan model PBL” atau “gunakan pendekatan diferensiasi.”

3. Langsung pakai output tanpa diperiksa AI bisa membuat tujuan pembelajaran yang tidak sinkron dengan Capaian Pembelajaran, atau membuat asesmen yang terlalu mudah/sulit untuk jenjang tertentu. Selalu baca ulang dengan mata guru.

4. Membuka sesi baru untuk setiap komponen Gemini mengingat konteks dalam satu sesi percakapan. Jika Anda membuka tab baru, dia “lupa” semua yang sudah dibahas dan mulai dari nol — modul jadi tidak konsisten.

5. Tidak mengekspor ke Google Docs Hasil di kolom chat Gemini tidak tersimpan secara permanen. Selalu ekspor ke Google Docs atau copy-paste ke dokumen Word sebelum menutup browser.


Batas Kemampuan Gemini Apa yang Tidak Bisa Digantikan AI

Gemini adalah alat yang sangat membantu, tapi ada hal-hal yang tetap membutuhkan pertimbangan guru secara langsung:

  • Konteks spesifik siswa — Gemini tidak tahu bahwa kelas Anda memiliki 5 siswa berkebutuhan khusus, atau bahwa sekolah Anda kekurangan proyektor. Konteks ini harus Anda tambahkan sendiri.
  • Kesesuaian dengan CP terbaru — Regulasi dan dokumen resmi Kemendikbud terus diperbarui. Selalu verifikasi apakah output Gemini sudah sesuai dengan CP yang berlaku di tahun ajaran ini.
  • Nilai dan karakter lokal — AI cenderung menghasilkan contoh yang bersifat umum dan global. Anda perlu mengganti dengan contoh yang relevan dengan budaya lokal, lingkungan sekolah, dan kehidupan nyata siswa Anda.
  • Kreativitas yang benar-benar orisinal — Gemini menghasilkan pola dari teks yang pernah ada. Ide pembelajaran yang benar-benar segar dan sesuai karakter unik kelas Anda tetap berasal dari Anda.

Intinya: Gemini menghemat waktu administratif Anda — bukan menggantikan keahlian pedagogis Anda.


Ingin Menguasai AI untuk Pembelajaran Lebih Jauh?

Menggunakan Gemini untuk modul ajar adalah satu dari banyak cara AI bisa membantu guru bekerja lebih efisien. Tapi ada dimensi yang lebih dalam: bagaimana merancang prompt yang benar-benar menghasilkan output berkualitas, bagaimana mengevaluasi hasil AI secara kritis, dan bagaimana mengintegrasikan AI secara etis ke dalam proses belajar mengajar sehari-hari.

Dea Learning Center menyelenggarakan Webinar dan Kelas Intensif Pemanfaatan AI untuk Guru yang membahas semua itu secara praktis — langsung bisa diterapkan keesokan harinya di kelas. Dipandu mentor berpengalaman dari berbagai institusi pendidikan terkemuka, termasuk dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Sudah lebih dari 500 guru dan tenaga pendidik bergabung. Cek jadwal program terbaru di dealearningcenter.id atau konsultasikan kebutuhan pelatihan sekolah Anda melalui WhatsApp.


FAQ

Apakah Gemini AI gratis untuk digunakan guru? Ya. Gemini AI versi dasar sepenuhnya gratis dan bisa diakses di gemini.google.com menggunakan akun Google yang sudah ada. Tidak perlu berlangganan untuk menyusun modul ajar.

Apakah modul ajar dari Gemini sudah sesuai Kurikulum Merdeka? Gemini memiliki pengetahuan tentang Kurikulum Merdeka, tapi Anda tetap perlu memverifikasi hasilnya — terutama kesesuaian Tujuan Pembelajaran dengan Capaian Pembelajaran (CP) terbaru dari Kemendikbud. Jangan langsung pakai tanpa diperiksa.

Berapa lama rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu modul ajar lengkap dengan Gemini? Dengan alur di artikel ini, draf modul ajar untuk satu pertemuan bisa selesai dalam 10–15 menit. Waktu akan bertambah 10–20 menit untuk proses pengecekan dan penyesuaian manual oleh guru.

Bisakah Gemini membaca file atau template modul yang sudah saya miliki? Ya. Gemini versi terbaru mendukung upload file. Anda bisa mengunggah template modul ajar Word/PDF yang sudah ada, lalu minta Gemini untuk mengisi atau melengkapi bagian-bagiannya sesuai topik baru.

Apakah menggunakan AI untuk membuat modul ajar dianggap “tidak jujur” secara akademik? Tidak. Menggunakan AI sebagai alat bantu administratif tidak melanggar etika profesional guru — sama seperti menggunakan Google atau menggunakan contoh RPP dari kolega. Yang penting, modul tersebut mencerminkan pemahaman dan keputusan pedagogis guru, bukan sekadar disalin mentah tanpa penyesuaian.


Artikel ini diterbitkan oleh Dea Learning Center — lembaga pelatihan profesional untuk guru, peneliti, dan tenaga kependidikan. Kami membantu pendidik Indonesia tumbuh melalui program pelatihan yang relevan, praktis, dan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *