
RPM adalah singkatan dari Rencana Pembelajaran Mendalam, yaitu dokumen perencanaan yang disusun guru sebelum mengajar dengan kerangka pembelajaran mendalam — siswa diajak memahami konsep, menerapkannya di situasi nyata, lalu merefleksikannya. Istilah resmi dalam peraturan tetap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP); RPM adalah sebutan yang lahir di kalangan guru.
Jadi kalau pengawas atau kepala sekolah Anda meminta “RPM”, yang dimaksud adalah RPP yang disusun dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Bukan dokumen tambahan di luar RPP.
Jawaban cepat. Kepanjangan RPM = Rencana Pembelajaran Mendalam. Sebagian sekolah menulisnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam — keduanya merujuk benda yang sama. Isinya empat kelompok: identifikasi, desain pembelajaran, pengalaman belajar (memahami – mengaplikasi – merefleksi), dan asesmen. Guru cukup membuat satu dokumen, bukan RPP dan RPM terpisah.
Kenapa istilah RPM tiba-tiba muncul?
Istilah ini menyebar setelah Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 terbit pada 23 Juli 2025 dan memperkenalkan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai arah kebijakan. Komunitas guru dan penyedia materi pelatihan lalu menyingkat dokumen perencanaannya menjadi “RPM”.
Yang perlu diketahui: singkatan RPM tidak muncul dalam teks Permendikdasmen mana pun. Untuk percakapan sehari-hari dan nama berkas, memakai RPM tidak masalah. Untuk dokumen resmi — perangkat yang dikumpulkan ke pengawas, berkas supervisi, atau lampiran akreditasi — gunakan istilah RPP, karena itu yang tertulis di Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses yang berlaku sejak 5 Januari 2026.
Komponen RPM
| Kelompok | Isinya |
|---|---|
| 1. Identifikasi | Identitas (mapel, fase/kelas, alokasi waktu), kesiapan peserta didik dari hasil asesmen awal, karakteristik materi, dan 1–3 Dimensi Profil Lulusan yang disasar |
| 2. Desain pembelajaran | Capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, topik kontekstual, kaitan lintas disiplin, dan kerangka pembelajaran (model, kemitraan, lingkungan, teknologi) |
| 3. Pengalaman belajar | Kegiatan awal, kegiatan inti yang disusun sebagai memahami – mengaplikasi – merefleksi, dan kegiatan penutup |
| 4. Asesmen | Asesmen awal (diagnostik), formatif, dan sumatif |
Tidak ada ketentuan jumlah halaman dalam regulasi. Untuk satu sampai dua pertemuan, dua sampai tiga halaman biasanya sudah memuat semuanya.
Tiga prinsip yang membuat sebuah RPM disebut “mendalam”
- Berkesadaran (mindful) — siswa sadar sedang belajar apa dan untuk apa, serta mampu mengatur proses belajarnya sendiri.
- Bermakna (meaningful) — pengetahuan bisa diterapkan ke situasi nyata, bukan berhenti di lembar kerja.
- Menggembirakan (joyful) — suasana belajar positif, menantang, dan memotivasi. Menggembirakan tidak berarti mudah.
Ketiganya diarahkan ke 8 Dimensi Profil Lulusan menurut Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025: keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Pilih satu sampai tiga per pertemuan, jangan dicentang semua.
RPM, RPP, dan modul ajar: ringkasnya
| Istilah | Dipakai pada masa | Status sekarang |
|---|---|---|
| RPP | 2013–2022, dan kembali sejak 2026 | Istilah resmi dalam regulasi |
| Modul ajar | 2022–2025 (Kurikulum Merdeka) | Masih banyak dipakai; isinya sebagian besar tetap relevan |
| RPM | 2025–sekarang | Sebutan komunitas untuk RPP berpendekatan pembelajaran mendalam |
Pembahasan lengkap beserta contoh satu materi yang ditulis dalam tiga format berbeda ada di RPM dan modul ajar: apa bedanya dan kapan memakai yang mana.
Yang paling sering jadi temuan saat supervisi bukan formatnya, tapi tahap merefleksi yang hilang karena kehabisan waktu. Kalau ingin berlatih menyusunnya sambil dikoreksi, lihat pilihan formatnya di bawah.
Pertanyaan yang sering diajukan
RPM singkatan dari apa?
RPM adalah singkatan dari Rencana Pembelajaran Mendalam. Sebagian sekolah menuliskannya sebagai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam; keduanya merujuk dokumen yang sama.
Apakah RPM menggantikan RPP?
Tidak. RPM adalah RPP yang disusun dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Istilah resmi dalam Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tetap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
Apakah guru harus membuat RPP dan RPM sekaligus?
Tidak. Cukup satu dokumen. Kalau sekolah meminta keduanya untuk materi yang sama, itu kebijakan internal, bukan ketentuan regulasi — tanyakan dasar aturannya sebelum mengerjakan dua kali.
Berapa halaman RPM yang ideal?
Regulasi tidak mengatur jumlah halaman. Untuk satu sampai dua pertemuan, dua sampai tiga halaman biasanya cukup memuat seluruh komponen tanpa menjadi dokumen yang tidak pernah dibuka lagi.
Apa bedanya RPM dengan RPP deep learning?
Tidak ada bedanya. “RPP deep learning” dan “RPM” adalah dua sebutan untuk dokumen yang sama, karena deep learning adalah istilah Inggris untuk pembelajaran mendalam.
Belajar langsung bersama pendamping
Program DEA Learning Center
Pelatihan Tenaga Pendidik
Untuk guru semua jenjang, tentor, fasilitator pembelajaran, praktisi pendidikan, dan mahasiswa pendidikan. Tiga format, tinggal pilih sesuai waktu yang Anda punya.
| Format | Topik yang paling terkait artikel ini |
|---|---|
| Webinar 3 JP · 2 jam 15 menit |
Optimalisasi Modul Ajar dalam Implementasi Deep Learning · Strategi Adaptasi Kurikulum untuk Pembelajaran Bermakna |
| Kelas Intensif 22 JP · 12 JP kelas + 10 JP praktik mandiri |
Topik disesuaikan permintaan — dari lebih dari 100 topik yang tersedia |
| Bootcamp 44 JP · 24 JP kelas + 20 JP praktik mandiri |
Topik disesuaikan permintaan, dengan praktik mandiri terpandu |
Biaya per peserta — makin banyak peserta, makin murah per orang:
| Format | 5 peserta | 10 | 15 | 20 | 25 |
|---|---|---|---|---|---|
| Webinar | 850.000 | 700.000 | 550.000 | 325.000 | 300.000 |
| Kelas Intensif | 2.500.000 | 2.250.000 | 1.750.000 | 1.500.000 | 1.250.000 |
| Bootcamp | 4.000.000 | 3.500.000 | 3.000.000 | 2.500.000 | 2.000.000 |
Berlaku untuk pelatihan daring. Pelatihan luring ada tambahan biaya operasional dan logistik sesuai kota tujuan.
Semua format sudah termasuk:
- Akses softcopy materi seumur hidup
- Pendampingan profesional oleh mentor ahli
- Lebih dari 100 topik yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan
- Softcopy e-sertifikat
- Akses recording kelas kapan saja, gratis
Untuk satu sekolah sekaligus: perhatikan tabel biayanya — harga per peserta turun tajam untuk kelompok besar. Webinar untuk 25 guru jatuh di Rp300.000 per orang, sepertiga dari harga kelompok kecil. Kalau yang perlu disamakan pemahamannya satu sekolah dan bukan satu orang, ini jalur yang paling masuk akal. Konsultasikan kebutuhan sekolah Anda ke 0821-3735-9495.
Lanjut ke praktiknya
- Komponen RPP pembelajaran mendalam lengkap dengan contoh utuh
- RPM dan modul ajar: apa bedanya dan kapan memakai yang mana
- Contoh modul ajar pembelajaran mendalam SD
Ditinjau oleh: Dwi Esti Andriani, Ed.D.
Founder DEA Learning Center. Ed.D. Educational Leadership and Management, University of Western Australia. Dosen dan mantan Kepala Departemen S1 Administrasi Pendidikan FIP Universitas Negeri Yogyakarta (2019–2023).
